MEDAN — Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PDM Kota Medan dan LAZISMU Kota Medan bersinergi dalam mendorong terciptanya budaya peduli lingkungan melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Bank Sampah Anyelir bersama Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Medan Helvetia, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Medan Helvetia, Tepatnya di Jl. Kapten Muslim Gg. Jawa Lorong Muhammadiyah tersebut melibatkan siswa, orang tua siswa, guru, serta unsur pimpinan sekolah. Kegiatan diikuti oleh TK ABA 03, SD Muhammadiyah 12, SMP Muhammadiyah 04, dan SMA Muhammadiyah 03 Medan. Sinergi ini menjadi salah satu langkah nyata untuk membangun kesadaran warga sekolah dalam memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah secara lebih baik.
Majelis Lingkungan Hidup bersama LAZISMU Kota Medan mendorong agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dan Amal Usaha Muhammadiyah.
Bapak Hadriman Khair dari Majelis Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi berbagai stakeholder untuk menciptakan Amal Usaha Muhammadiyah yang berwawasan lingkungan.
“Hari ini Jumat 7 Agustus 2026, Majelis Lingkungan Hidup dan LAZISMU Kota Medan melakukan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah di Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Medan Helvetia. Dengan adanya kegiatan ini, seluruh stakeholder bersinergi untuk menghasilkan sekolah atau amal usaha yang berwawasan lingkungan yang berkemajuan. Maka Majelis Lingkungan Hidup dan LAZISMU Kota Medan bersinergi dengan cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah melakukan sosialisasi pengelolaan sampah dan MoU Bank Sampah Anyelir sehingga amal usaha ini dapat menjadi Amal Usaha Muhammadiyah yang berkemajuan.”
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Ketua PCM Medan Helvetia, Bapak Gumilang Wibowo, M.Pd. Menurutnya, sinergi antara PDM, LAZISMU, Majelis Lingkungan Hidup, dan Bank Sampah Anyelir diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang berwawasan lingkungan.
“Pada hari ini kami melaksanakan sosialisasi bank sampah dengan Perguruan Medan Helvetia. Tentunya kami dari PCM Medan Helvetia mendukung sehingga Perguruan Medan Helvetia dapat menjadi Adiwiyata. Melalui program Bank Sampah Anyelir, LAZISMU Kota Medan, serta dengan Majelis Lingkungan Hidup PDM Kota Medan bersinergi dengan baik dan dapat mewujudkan hal-hal yang dicita-citakan.”
Mendorong Siswa Memilah dan Mengelola Sampah
Kepala SD Muhammadiyah 12 Medan, Ibu Agustina Hutabarat, S.Pd., mengatakan bahwa kerja sama melalui MoU tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru bagi siswa dalam membuang dan memilah sampah.
“Hari ini kami sudah mengadakan sosialisasi bank sampah dan sekaligus penandatanganan MoU antara Bank Sampah Anyelir dan SD Muhammadiyah 12. Selama ini, anak-anak kami sering membuang sampah sembarangan, namun kami tetap berupaya untuk menegur dan mengajak mereka untuk membuang sampah ke tempat sampah. Dengan adanya kerja sama ini harapannya semoga anak-anak dapat lebih terlatih dan mandiri untuk membuang dan memilah sampah pada tempatnya.”
Ia juga berharap siswa semakin memahami dampak buruk dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.
“Selain itu kami berharap anak-anak dapat lebih menyadari dampak buruk yang diakibatkan dari perilaku mereka apabila membuang sampah sembarangan.”
Hal senada disampaikan Kepala SMP Muhammadiyah 4 Medan, Nadilah Hidayah Siregar, S.Pd.I., yang menilai kerja sama tersebut menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga kebersihan sekolah.
“Hari ini sudah terlaksana sosialisasi tentang pengolahan bank sampah bersama Bank Sampah Anyelir. Di mana terjadi juga penandatanganan MoU bahwa penanganan sampah di sekolah kita akan terus di-update dan akan ada aksi setiap bulannya. Kami berharap bahwa anak-anak dan warga sekolah memiliki kepedulian terhadap sekolah dan taat terhadap kebersihan lingkungan, sehingga sekolah menjadi lingkungan yang nyaman.”
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 03 Medan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya sosialisasi dan MoU tersebut.
“Alhamdulillah dengan izin Allah telah terlaksana sosialisasi dan MoU dengan tim Bank Sampah Anyelir. Harapannya dengan kerja sama ini kita bisa mengajar siswa tidak hanya secara materi tetapi juga praktik bagaimana cara mengelola sampah dengan baik. Selain itu kami juga berharap lingkungan kita dapat menjadi asri, bersih dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah.”
Sampah Rumah Tangga Juga Perlu Dikelola
Kegiatan tersebut turut melibatkan orang tua siswa sebagai bagian penting dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah dari lingkungan keluarga. Salah seorang orang tua siswa menyampaikan bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari rumah.
“Sampah rumah tangga bisa dikelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan.”
Sementara itu, salah seorang siswa mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai manfaat pemilahan sampah setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Dari kegiatan ini saya mulai belajar bahwasannya sampah dapat diproduksi untuk kebutuhan lainnya. Sehingga harus dipisahkan sampah organik dan yang non-organik agar dapat dikelola dengan baik. Sayangi lingkunganmu, jangan buang sampah sembarangan ya.”
Bank Sampah Anyelir Dorong Kebiasaan Berkelanjutan
Perwakilan Bank Sampah Anyelir Kota Medan, Muhammad Ikhsan, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari siswa hingga orang tua dan guru, agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara terpadu.
“Hari ini kami melaksanakan MoU dan sosialisasi bank sampah yang melibatkan semua lini, termasuk siswa, orang tua murid serta guru untuk melakukan pengolahan sampah secara terpadu agar tercipta lingkungan hidup yang bersih dan budaya hidup yang baik serta dapat menjadi habit yang bisa dijadikan sebagai kegiatan kebersihan lingkungan bersama Bank Sampah Anyelir.”
Dukungan juga datang dari unsur Dikdasmen dan PNF SD Muhammadiyah 12, SMP Muhammadiyah 4, dan SMA Muhammadiyah 3 Medan. Mereka berharap kerja sama tersebut dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.
“Pada hari ini kami melaksanakan MoU untuk mengelola sampah yang ada di sekolah ini. Dengan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Sampah Anyelir dan LAZISMU Kota Medan. Harapan kami semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar sehingga bagi kami menjadi masukan dan hal yang bermanfaat untuk diteruskan kepada siswa-siswi kami di Helvetia ini.”
Kegiatan sosialisasi dan penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari gerakan pengelolaan sampah yang lebih terstruktur di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Medan Helvetia. Melalui kolaborasi antara MLH, LAZISMU Kota Medan, PCM Medan Helvetia, Bank Sampah Anyelir, sekolah, guru, siswa, dan orang tua, kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak hanya menjadi materi sosialisasi, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari.
Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pendidikan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata dalam membangun budaya hidup bersih, mandiri, peduli lingkungan, dan berkemajuan.
LAZISMU Kota Medan
Alamat : Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Medan, Jl. Mandala By Pass No. 140-A
Kontak : 0811-6297-879
Email : lazismukotamedan@gmail.com
Website : www.lazismumedan.org
#LazismuKotaMedan
#LazismuNews
#ZakatHebat
#ZakatDasyat
#MemberiUntukNegeri
